1. Siapkan bahan-bahan untuk penanaman jambu air
madu deli hijau: polibag 20 cm dan 60 cm, media
tanam, bibit asal setek ukuran 40 cm, ajir. polibag
dapat diganti dengan pot plastik, pot semen, atau
drum. Polibag 20 cm untuk penanaman awal, polibag
60 cm untuk penanaman lanjutan
2. Masukkan media tanam berupa campuran tanah
berpasir dan pupuk kandang hasil fermentasi dengan
perbandingan 1:3. Tanah dapat diganti dengan
kompos steril, Pupuk kandang dianjurkan asal kotoran
sapi atau kambing. Saat tanaman memasuki umur
produksi \7 bulan pascapanen) dan siap dibuahkan,
ganti dengan pupuk kandang asal kotoran unggas
supaya buah yang dihasilkan lebih bajk tekstur dan
rasanya.
3. lsi sepertiga bagian polibag lalu masukkan bibit di
bagian tengah, selanjutnya tutup bibit dengan media.
Tancapkan ajir sebagai penopang bila diperlukan
4. Lakukan pemangkasan untuk membentuk tajuk
sehingga terbentuk pola 1-3-7-13, yaitu 1 cabang
utama,3 cabang primer, 7 cabangsekunder, 13
cabang tersier. Pemangkasan pedama pada umur
4 bulan setelah pindah ke pot, selanjutnya setiap 3
bulan lakukan pemangkasan penyeimbang.
5. Pemupukan lanjutan berupa pupuk organik dan
seminim mungkin pupuk anorganik Setiap bulan
tambahan 1 kg pupuk kandang.
6. Pengairan secara irigasi tetes dengan frekuensi 1 kali
sehari saat tanaman berumur 0-7 bulan. Memasuki
umur produksi 2 kali sehari-pada kemarau 3 kali_
selama masing-masing 15 menit atau setiap tanaman
mendapat 2-3 liter per penyiraman
7. Penjarangan bunga dengan cara membuang bunga
bagian tengah supaya besar buah maksimal dan buah
tidak saling bergesekan.
8. Pembungkusan buah saat pentil yakni 14-15 hari
setelah bunga menjadi buah menggunakan plastik
putih transparan untuk menghindari lalat buah. panen
saat konsisi buah tedihat penuh, cuping di pantat
buah sudah mekar.
Sumber : Majalah Trubus